Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Beberapa Brand Hp Paling Laris di Pasar Indonesia, Siapa yang Nomer 1 ?

Jakarta -  Pasar smartphone di Indonesia turun 12,4 persen dari tahun ke tahun pada kuartal ketiga 2021, menurut laporan firma riset IDC. Pengapalan (shipment) handphone (HP) di Indonesia pada periode tersebut hanya 9,2 juta unit saja. IDC menyebut, regulasi PPKM akibat lonjakan COVID-19 pada Juli 2021 menyebabkan toko retail di wilayah Jawa dan Bali ditutup. Pada akhirnya, hal tersebut membuat penjualan offline HP di Indonesia jadi terpuruk. Sementara pembatasan kegiatan mulai mereda sejak September, industri mobile phone di Indonesia mesti menghadapi kelangkaan pasokan ponsel. Kelangkaan ini berdampak pada produksi dan pengiriman smartphone secara keseluruhan, dengan pasokan mobile phone 4G yang lebih ketat karena supplier mulai beralih fokus pada smartphone 5G . IDC bahkan bilang bahwa pengapalan smartphone Q4 2021 di Indonesia mungkin tetap mengalami penurunan karena kelangkaan pasokan Vendor menjadi strategis dalam menghadapi situasi pasokan yang sulit ini, dengan beberapa sup...

Review Xiaomi Pamer Kacamata Pintar yang Bisa Tembus Pandang dan Terima Telepon Hingga Foto

Jakarta -  Xiaomi memperkenalkan perangkat wearable terbarunya yakni Kacamata pintar, Xiaomi Smart Glasses Kacamata ini punya teknologi layar tembus pandang hingga fitur membuat panggilan dan memotret foto. Dengan bobot 51 gram, Xiaomi Smart Glasses bentuknya menyerupai kacamata biasa. Lensa di kacamata Xiaomi Smart Glasses dilengkapi layar tembus pandang, MicroLED imaging modern technology. Jadi pengguna bisa melihat pandangan seperti layaknya kacamata konvensional, tetapi dalam keadaan tertentu layar MicroLED bisa tampilkan menu dan berbagai aplikasi. Agar bisa memasang perangkat tampilan ke dalam structure kacamata, teknologi MicroLED merupakan pilihan terbaik. Layaknya OLED, MicroLED menyala secara individual sehingga tampilan bisa lebih terang dengan warna hitam yang lebih pekat. Layar MicroLED memiliki kerapatan pixels lebih tinggi serta usia yang lebih panjang. Kelebihan ini membuka jalan bagi tampilan yang lebih ringkas sekaligus integrasi yang lebih mudah dengan lensa kac...

Aplikasi Zoom Menghadirkan Fitur Baru Bisa Tahu Peserta Rapat yang Telat Hadir

Jakarta -  Zoom menambahkan fitur baru yakni 'Standing Kehadiran' yang memungkinkan host Zoom dan co-host menggunakan integrasi kalender dari Google dan Microsoft untuk dengan mudah melihat apakah peserta yang diundang bergabung ke rapat tepat waktu atau tidak. Menurut halaman dukungan Zoom, peserta rapat yang telah diundang tetapi belum bergabung akan disilangkan ke bagian "Tidak Bergabung", di mana nama mereka akan muncul di samping orang telat lainnya. Host dan co-host Zoom juga dapat melihat apakah ketidakhadiran tersebut memiliki kesopanan untuk mengeklik pilihan "Diterima", "Ditolak", "Mungkin", atau "Tidak" pada respons kalender mereka. Untuk melihat standing peserta, Zoom mengatakan host harus memiliki integrasi kalender dengan Kalender Google atau kalender Expectation yang diaktifkan dan dikonfigurasi. Dilansir detiKINET dari Gizmodo, fitur Status Kehadiran saat ini dalam versi beta. Selain itu alat pemantauan rapat ya...