Riset Mengatakan Bahwa Orang Indonesia Lebih Tertarik Internetan Menggunakan 4G Dari Pada Wifi

Jakarta - Pengguna smartphone di Indonesia ternyata lebih nyaman menggunakan jaringan 4G LTE dibanding WiFi saat berselancar net. Temuan ini didapat dari analisis OpenSignal yang menunjukkan, bahwa jaringan 4G lebih sering menawarkan pengalaman yang berbeda dalam akses ke dunia maya.

Pengguna smart device di Indonesia ternyata lebih nyaman menggunakan jaringan 4G LTE dibanding Wi-fi saat berselancar internet. Temuan ini didapat dari analisis OpenSignal yang menunjukkan, bahwa jaringan 4G lebih sering menawarkan pengalaman yang berbeda dalam akses ke dunia maya.

Pengalaman kecepatan download rata-rata pada jaringan 4G secara nasional yang dirasakan oleh penguna mobile phone mencapai 15,1 Mbps atau 25 persen lebih cepat, daripada kecepatan yang dimiliki oleh mayoritas WiFi (privat atau hotspot publik) dan dua kali lebih cepat daripada MiFi.- Hardik Khatri, Analis OpenSignal -

Khatri mengungkap kecepatan download antara WiFi publik dan privat tak jauh berbeda, yakni di atas 12 Mbps. Di sisi lain, pengalaman pengguna pada MiFi dan 3G masing-masing hanya mencapai kecepatan rata-rata 6,8 Mbps dan 4,9 Mbps.

Di Indonesia, sebagian besar penduduk masih mengandalkan teknologi jaringan 3G dan belum dapat merasakan manfaat besar jika mengubah jaringannya menjadi 4G. Percepatan penyebaran layanan 4G, memungkinkan operator untuk menggunakan kembali spektrum 3G ke layanan yang lebih modern, seperti 4G atau 5G.

"Kecepatan yang terlalu lambat terlihat pada penggunaan 3G. Hal tersebut semakin memperjelas akan pentingnya melanjutkan ekspansi untuk memperbesar jangkauan 4G di seluruh Indonesia," saran Khatri.

Wilayah dengan kecepatan download 4G LTE Tercepat di Indonesia


OpenSignal menganalisis 12 wilayah terbesar di Indonesia untuk mengukur kecepatan download di jaringan 4G LTE, 3G, Wi-fi dan MiFi. Ditemukan pengguna lebih menikmati kecepatan unduh melalui jaringan 4G yang lebih cepat dibandingkan melalui WiFi di setiap wilayah, tetapi dengan perbedaan yang bervariasi.

Masyarakat di DKI Jakarta merasakan kecepatan download di atas rata-rata sekitar 18 Mbps saat terkoneksi dengan 4G. Namun, para pengguna yang berada di Jakarta merasakan perbedaan kecil dalam pengalamannya menggunakan 4G dan WiFi. Sementara, provinsi Jawa Tengah menjadi wilayah paling buncit soal kecepatan download di 4G.

Pengguna mobile phone di Papua Barat menunjukkan perbedaan yang paling mencolok. Mereka merasakan 58 persen peningkatan kecepatan unduh melalui 4G LTE daripada WiFi. Hal tersebut diikuti oleh pengguna di wilayah lainnya, seperti Kalimantan (53 persen) dan Jawa Timur (51 persen).

Dalam analisis ini, OpenSignal juga melakukan penilaian waktu yang digunakan orang Indonesia untuk terkoneksi dengan Wi-Fi (Time on WiFi) dan layanan information seluler (3G dan 4G).

Secara nasional, para pengguna ponsel menghabiskan 92 persen waktu mereka untuk terkoneksi dengan layanan information 4G, dan 96,3 persen terkoneksi dengan layanan data 3G atau 4G. Sementara yang terkoneksi dengan jaringan WiFi hanya sekitar sepertiga dari waktunya (33,6 persen).

Akibatnya, pengguna di Indonesia menghabiskan 2,9 kali lebih banyak waktu terhubung ke jaringan seluler 3G dan 4G daripada WiFi. Hal ini turut mencerminkan analisis para pengguna ponsel yang terkoneksi WiFi, pada umumnya akan tetap memilih jaringan seluler.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinyal 4G Indosat Ooredoo Melakukan Blusukan Ke desa 124 Desa Terpencil di Indonesia Bagian Timur

Beberapa Brand Hp Paling Laris di Pasar Indonesia, Siapa yang Nomer 1 ?

Provider First Media Membantu Sekolah-sekolah di Jabodetabek Bisa Terhubung Fixed Broadband